Selasa, 25 Februari 2014

KARAKTER "ADIL" (Justice)

Karakter : Adil
hadiprana, 25 Februari 2014


Apakah KEADILAN itu?
KEADILAN adalah Kesadaran dan tanggung jawab pribadi untuk menegakkan yang murni, baik dan benar.

5 KONSEP KUNCI KEADILAN:

1. MENJAGA HATI NURANI TETAP MURNI
Perhatikan dan terapkan yang benar dalam setiap situasi
* Hati subur & gembur (bukan keras & tawar hati)
* Perbaiki kesalahan - bersihkan hati nurani

2. AMBIL TANGGUNG JAWAB PRIBADI
Mulai dari diri sindiri, dan lingkungan di bawah pengaruh anda
* Kenali tanggung jawab kita
* Ketika menemukan kesalahan, segera ambil langkah perbaikan dalam lingkup tanggung jawab anda

3. GUNAKAN METODE YANG TEPAT
* Hindari melanggar prinsip moral dalam mencari keadilan
* Laporkan ketidakadilan kepada otoritas yang tepat
* Pastikan hukuman setimpal dengan pelanggaran

4. HADAPI
Bantu anggota keluarga, rekan kerja, atau teman membedakan keadilan vs kesetaraan dan menghadapi pelanggaran
* Hadapi langsung secara pribadi
* Jangan mempermalukan orang di depan umum
* Jangan menghukum seluruh kelompok untuk kesalahan satu orang

5. UPAYAKAN PERBAIKAN
Bukan sekedar melihat masalah permukaan, namun mengenali akar penyebabnya
* Hargai sikap dan usaha bukan semata hasil
* Pisahkan pujian & koreksi
* Konsisten dalam menetapkan hukuman sesuai pelanggaran
* Beri ruang untuk memperbaiki kesalahan

Sumber:
Eddy Hartono ~ PT. Karakter Prima Indonesia

Jumat, 07 Februari 2014

Cerita Inspiratif Tentang Seekor Keledai

Suatu hari, keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Hewan itu menangis dengan memilukan selama berjam-jam, sementara si petani memikirkan apa yang harus dilakukannya.

Akhirnya, Ia memutuskan bahwa hewan itu sudah tua dan sumur juga perlu ditimbun/ditutup, karena berbahaya, jadi tidak ada gunanya untuk menolong si keledai. Dan ia mengajak tetangga-tetangganya untuk datang membantunya. Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur.

Pada mulanya, ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia menangis penuh kengerian. Tetapi kemudian, semua orang takjub, karena si keledai menjadi diam. Setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan ke dalam sumur, si petani melihat ke dalam sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya.
Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia mengguncang- guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke bawah, lalu menaiki tanah itu.

Sementara tetangga-tetangga si petani terus menuangkan tanah kotor ke atas punggung hewan itu, si keledai terus juga menguncangkan badannya dan melangkah naik. Segera saja, semua orang terpesona ketika si keledai meloncati tepi sumur dan melarikan diri!

Kehidupan terus saja menuangkan tanah dan kotoran kepadamu, segala macam tanah dan kotoran. Cara untuk keluar dari 'sumur' (kesedihan, masalah, dsb) adalah dengan menguncangkan segala tanah dan kotoran dari diri kita (pikiran dan hati kita) dan melangkah naik dari 'sumur' dengan menggunakan hal-hal tersebut sebagai pijakan.

Setiap masalah-masalah kita merupakan satu batu pijakan untuk melangkah. Kita dapat keluar dari 'sumur' yang terdalam dengan terus berjuang, jangan pernah menyerah!